13 June 2011

Membawa Bayi didalam Perjalanan

Pesawat, kereta, mobil - bersama anak di bawah 2 tahun.

Saat itu merupakan perjalanan internasional yang pertama bagi putri kami dan saya cukup panik sehingga mengemas segala macam perlengkapan untuk keadaan darurat. Kami terbang selama sembilan jam dengan satu kali penghentian sebelum melanjutkan ke tempat tujuan akhir. Saat itu saya sedang hamil 5 ½ bulan dan bepergian dengan anak usia dua tahun yang aktif. Untunglah suami saya ikut juga.

Berikut adalah rangkuman kejadian yang membantu mempermudah perjalanan dan hal-hal yang kami alami sepanjang perjalanan.

DENGAN PESAWAT UDARA:
Kami memiliki biro perjalanan yang sangat membantu, yang mengurus semua pemesanan secara online untuk mendapatkan tempat duduk yang disukai. Tapi, sebenarnya Anda tidak perlu biro perjalanan untuk mengurus semua ini. Anda dapat melakukannya sendiri. Tergantung pada perusahaan penerbangan yang digunakan, Anda dapat memeriksa jauh-jauh hari untuk mendapatkan kursi dan memilih tempat yang lebih dekat ke bagian depan agar mudah ke kamar mandi dan ruang kaki lebih lega. Balita hingga usia dua tahun yang membayar separuh harga tiket biasanya tidak memiliki tempat duduk sendiri, hanya ada sabuk pengaman yang dipasangkan ke kursi orangtua selama perjalanan. Pramugari biasanya membantu untuk menempatkan Anda di barisan kursi yang kosong sehingga si kecil bisa memiliki kursi sendiri-bahkan ada pramugari yang menawarkan tempat duduk di belakang kepada penumpang yang duduk di barisan kami agar kami bisa memiliki kursi ekstra. Saya juga sangat gembira karena telah mengemas perlengkapan aktivitas untuk si kecil-krayon, buku mewarnai, dua buku baru dan mainan kain yang bentuknya kecil-yang menyibukkannya di antara acara film di udara, seperti Mickey Mouse dan Finding Nemo. Cemilan dari rumah seperti saos apel, kue kering, keju/aneka biskuit, kismis dan kacang serta sekotak jus mini, ternyata penting, karena makanan hanya diberikan secara sporadis, sedangkan balita memerlukan cairan tubuh seperti orang dewasa. Tentu saja jus tersedia di atas pesawat, tetapi pilihan jus terlalu asam dan manis untuk selera si kecil, jadi saya bersyukur karena membawa jus bagi si kecil. Sebaiknya, juga bawa gelas minum anti tumpah dan makanan ringan.

Pada perjalanan kami selanjutnya yang lebih lama, kami langsung check-in di counter setelah turun dari pesawat pertama dan menanyakan apakah ada baris kursi kosong yang masih tersedia. Pada daftar online pemesanan, tampak bahwa tempat duduk kami berada di baris belakang dan tidak ada baris depan yang tersedia. Setelah menanyakan di counter, ternyata ada satu baris dekat lorong (empat kursi) di bagian paling depan yang masih kosong! Selama tujuh jam penerbangan berikutnya, kami duduk nyaman di baris paling depan dengan ruang kaki yang lega serta dekat ke kamar mandi pada ke dua sisi pesawat. Jangan takut untuk bertanya: Anda tidak akan tahu apa yang bisa diperoleh.

Kami juga dapat meminta makanan balita secara online, pilihan makanan/jus/game/mainan lengkap untuk anak kecil. Semua ini disajikan untuk anak Anda sebelum penumpang lain dilayani. Jadi, setidaknya, anak Anda bisa makan tanpa harus menunggu gilirannya.

*Penumpang yang membawa anak-anak juga diberikan hak istimewa saat boarding. Anda tidak perlu mengantre dan diberi kesempatan pertama untuk naik ke pesawat. Anda juga tidak perlu memasukkan kereta dorong bersama bagasi Anda. Anda dapat menggunakannya sampai ke pintu pesawat, dan kemudian akan disimpan sampai Anda turun dari pesawat. Tergantung pada bandara dan kota, pemeriksaan keamanan bisa longgar untuk minuman dan makanan yang ada dalam tas si kecil. Kami beruntung, dan bisa melalui semua pemeriksaan keamanan dengan membawa botol air dan jus tanpa masalah. Hanya pada saat pemeriksaan imigrasi di tempat tujuan, kami diminta untuk membuang makanan bayi.
Di tempat tujuan, kami dijemput dengan mobil yang dilengkapi kursi anak kecil - kebanyakan negara mewajibkannya, dan jika tidak tersedia saat ada anak kecil di dalam mobil, hal ini dianggap melanggar hukum. Jika Anda menyewa mobil di negara-negara seperti AS atau Eropa, perusahaan mobil sewa akan menyediakan kursi anak yang juga dapat Anda sewa. Jika Anda ingin membawa kursi sendiri, tersedia beragam kursi multi-guna yang dapat dengan mudah diubah menjadi kereta dorong. Balita yang sudah memiliki pesanan kursi pesawat sendiri dapat menggunakan kursi anak ini di pesawat serta di mobil saat kedatangan. Para pakar menyarankan untuk mengencangkan kursi anak di belakang kursi pengemudi, karena ini tampaknya merupakan tempat teraman jika terjadi kecelakaan, sebab naluri keselamatan si pengemudi akan membanting stir untuk melindungi dirinya.

DENGAN KERETA API:
Sewaktu menggunakan kereta bawah tanah, kursi dorong sangat berguna, karena putri kami bisa tidur dengan nyaman saat transit dan ketika menunggu di peron, sekalian membawakan tas popok, makanan dan tas saya (bahkan tas belanja yang menumpuk), sehingga tangan saya bebas bergerak! Juga ada bagian di kereta yang ditujukan untuk penumpang "khusus" (penyandang cacat, wanita hamil, lanjut usia, bayi di kereta dorong). Di negara yang kami kunjungi, bagian khusus ini ditandai dengan lampu biru di bagian luar kereta sehingga mudah untuk mengetahuinya saat kedatangan kereta. Bagian ini berada di samping kanan ruang keamanan di atas kereta, sehingga saat larut malam pun kami merasa aman. Kebanyakan penumpang juga akan memegangi pintu kereta untuk Anda apabila naik ke kereta atau turun, dan memberikan kursi mereka apabila mereka melihat Anda datang. Tentu saja ada pengecualian, tetapi pada bagian ini, setidaknya Anda memiliki hak. Baca brosur kereta bawah tanah dan perhatikan bagian-bagian khusus ini. Atau, lebih baik lagi, tanyakan di gerai informasi/tiket.

No comments: