R Mohamad Dikshie Fauzie
Magister Teknologi Informasi, Dept Teknik Elektro ITB,
dikshie@lapi.itb.ac.id
1. Abstrak
Studi ini merupakan usaha untuk menilai kinerja F root server dari berbagai lokasi di Indonesia. Studi ini menggunakan aplikasi sederhana dnsprobe untuk mengetahui response time dari F root server.
2. Pendahuluan
DNS server adalah komponen yang sangat penting di Internet karena DNS server bertugas menterjemahkan hostname menjadi alamat IP dan sebalik dari alamat IP menjadi hostname.
Saat ini terdapat 13 root server yang dinamai dari a.root-servers.net hingga m.root-servers.net. Root server merupakan komponen penting di Internet karena root server merupakan referensi top level domain. Jumlah, lokasi dan distribusi root server tentunya akan berdampak terhadap keseluruhan kinerja root server.
Pada akhir bulan Juli 2004 ini akan beroperasi F root server di Indonesia yang tentunya diharapkan mempunyai dampak positif terhadap Internet di Indonesia. Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh beroperasinya F root server di Indonesia maka perlu dilakukan pengukuran terhadap F root server sebelum dan sesudah F root server di Indonesia beroperasi.
3. Methodology
Pengukuran yang dilakukan terhadap F root server adalah parameter latency (RTT) dengan menggunakan aplikasi dnsprobe. Aplikasi dnsprobe ini akan melakukan pengukuran RTT ke F root server setiap 5 menit sekali dan hasilnya dikirimkan melalui email. Aplikasi dnsprobe ini akan berjalan selama 30 hari setelah 30 hari aplikasi dnsprobe ini akan berhenti dengan sendiri.
4. Pekerjaan Yang Sedang Berjalan
Saat ini penulis telah menjalankan dnsprobe dari 3 buah co-location server yaitu dari ISP Jalawave, ISP VIP.net, dan ISP Multidata. Agar hasil yang didapat lebih baik dan dapat melihat perbedaan antara sebelum dan sesudah beroperasinya F root server di Indonesia dibutuhkan 2 lokasi pengukuran. Yang dibutuhkan adalah sebuah shell account untuk meng-compile dan menjalakan aplikasi dnsprobe dan akses terhadap /bin/mail untuk mengirimkan hasilnya melalui email.
5. Hasil Yang Diharapkan
Hasil yang diharapkan dari penelitian singkat ini adalah lahirnya data pegukuran terhadap sebelum dan sesudah beroperasinya F root server di Indonesia. Sehingga data tersebut dapat dianalisis untuk menilai seberapa efektif hadirnya F root server di Indonesia.
Data dari aplikasi dnsprobe akan diolah sehingga melahirkan 3 buah grafik yaitu response time dan loss rate, CDF dari nilai tengah (median) response time, dan rata perhari dari response time.
Diharapkan juga hasil penelitian singkat ini dapat dipresentasikan pada APJII Policy Meeting 3 (APM3) pada akhir bulan Juli 2004 ini.
6. Referensi
[1] http://mawi.wide.ad.jp/mawi/dnsprobe/
Magister Teknologi Informasi, Dept Teknik Elektro ITB,
dikshie@lapi.itb.ac.id
1. Abstrak
Studi ini merupakan usaha untuk menilai kinerja F root server dari berbagai lokasi di Indonesia. Studi ini menggunakan aplikasi sederhana dnsprobe untuk mengetahui response time dari F root server.
2. Pendahuluan
DNS server adalah komponen yang sangat penting di Internet karena DNS server bertugas menterjemahkan hostname menjadi alamat IP dan sebalik dari alamat IP menjadi hostname.
Saat ini terdapat 13 root server yang dinamai dari a.root-servers.net hingga m.root-servers.net. Root server merupakan komponen penting di Internet karena root server merupakan referensi top level domain. Jumlah, lokasi dan distribusi root server tentunya akan berdampak terhadap keseluruhan kinerja root server.
Pada akhir bulan Juli 2004 ini akan beroperasi F root server di Indonesia yang tentunya diharapkan mempunyai dampak positif terhadap Internet di Indonesia. Untuk mengetahui sejauh mana pengaruh beroperasinya F root server di Indonesia maka perlu dilakukan pengukuran terhadap F root server sebelum dan sesudah F root server di Indonesia beroperasi.
3. Methodology
Pengukuran yang dilakukan terhadap F root server adalah parameter latency (RTT) dengan menggunakan aplikasi dnsprobe. Aplikasi dnsprobe ini akan melakukan pengukuran RTT ke F root server setiap 5 menit sekali dan hasilnya dikirimkan melalui email. Aplikasi dnsprobe ini akan berjalan selama 30 hari setelah 30 hari aplikasi dnsprobe ini akan berhenti dengan sendiri.
4. Pekerjaan Yang Sedang Berjalan
Saat ini penulis telah menjalankan dnsprobe dari 3 buah co-location server yaitu dari ISP Jalawave, ISP VIP.net, dan ISP Multidata. Agar hasil yang didapat lebih baik dan dapat melihat perbedaan antara sebelum dan sesudah beroperasinya F root server di Indonesia dibutuhkan 2 lokasi pengukuran. Yang dibutuhkan adalah sebuah shell account untuk meng-compile dan menjalakan aplikasi dnsprobe dan akses terhadap /bin/mail untuk mengirimkan hasilnya melalui email.
5. Hasil Yang Diharapkan
Hasil yang diharapkan dari penelitian singkat ini adalah lahirnya data pegukuran terhadap sebelum dan sesudah beroperasinya F root server di Indonesia. Sehingga data tersebut dapat dianalisis untuk menilai seberapa efektif hadirnya F root server di Indonesia.
Data dari aplikasi dnsprobe akan diolah sehingga melahirkan 3 buah grafik yaitu response time dan loss rate, CDF dari nilai tengah (median) response time, dan rata perhari dari response time.
Diharapkan juga hasil penelitian singkat ini dapat dipresentasikan pada APJII Policy Meeting 3 (APM3) pada akhir bulan Juli 2004 ini.
6. Referensi
[1] http://mawi.wide.ad.jp/mawi/dnsprobe/