22 February 2011

INTEL CORE i7 965 XE PROSESOR HIGH END INTEL

Dida Tuhu Putranto, 111070186
Fakultas Elektro dan Komunikasi
Institut Teknologi Telkom
Intel Core i7 merupakan brand untuk prosesor Intel untuk desktop terbaru yang menggunakan microarchitecture
Nehalem, yang ditujukan untuk pangsa pasar High-endDesktop (HEDT). Intel mengembangkan
chip ini dengan proses yang bernama tick-tock cycle. Tick adalah peningkatan dari mikroarsitektur, yaitu
pengecilan ukuran untuk menciptakan efisiensi yang lebih baik. Sedangkan tock berarti peluncuran
mikroarsitektur yang sama sekali baru.

Spesifikasi prosesor i7 adalah sebagai berikut
Seri : Intel Core i7 965 XE
Clock Speed :3,2 GHz
Cache L3 : 8 MB
Core : 4 Core
Socket : LGA 1366
BW : QPI 6,4GT/s


Prosesor ini oleh Intel dianggap sebagai perubahan terbesar abad ini dalam bidang arsitektur
prosesor. Prosesor Intel Core i7 dibuat dengan desain mikroarsitektur yang baru dan efisien dalam penggunaan energi.
Intel Core i7 sudah tidak lagi menggunakan
LGA775 dan digantikan dengan LGA1366. Soket
ini mulai dihadirkan pada motherboard dengan
chipset Intel X58 Express yang mulai banyak
beredar. Dari fisiknya, soket ini memang berukuran
lebih besar dibanding LGA775, oleh karena itu heat
sink fan pendukungnya pun harus sesuai, tidak bisa
menggunakan heat sink fan LGA775.

NEHALEM MICRO ARCHITECTURE
Nehalem adalah keluarga micro-arsitektur
prosesor Intel generasi terbaru dan revolusioner
yang dibuat dengan menggunakan proses transistor
45nm dan Hi-K metal-gate. Nehalem memiliki
banyak fitur yang baru dan berbeda jika
dibandingkan dengan keluarga prosesor berbasis
Core micro-architecture (Core 2 Duo, Core 2
Quad). Apa saja fitur-fitur baru dari mikroarsitektur
ini?
Fitur-fitur baru dari prosesor berbasis Nehalem micro-architecture ini antara lain:
-4 core (quad-core), 8-thread
-Simultaneous Multi-threading (Hyperthreading)
Technology
-Cache memory tiga level (64KB L1 Cache, 256KB L2 Cache & 8MB Shared L3Intel Smart Cache)Integrated Memory Controller, yang mendukung hingga 3-channel
DDR31066/1333MHz memory, 2-DIMM per
channel
� Intel Quick Path Interconnect technology
� Intel Turbo Boost Technology
� Intel Streaming SIMD Extensions (SSE)
4.2
SMT (Simultaneous Multi-threading) atau
Hyper-threading adalah teknologi yang
memungkinkan setiap core padaprosesor berbasis
Nehalem ini untuk dapat memproses 2-thread
instruction sekaligus secara simultan. Jadi dapat
meningkatkan kinerja aplikasi dan multi-tasking
Seperti disebut sebelumnya, prosesor Nehalem
menggunakan perangkat pendukung yang berbeda
dibanding generasi sebelumnya. Jika sebelumnya
menggunakan motherboard dengan soket LGA775,
maka Nehalem membutuhkan motherboard dengan
soket LGA1366. Soketnya sendiri memiliki ukuran
yang lebih besar, sehingga otimatis begitu pula
dengan ukuran heat sink fan bawaannya. Posisi pinpin
masih ditempel pada motherboard.

Sampai saat ini, motherboard bagi prosesor
Nehalem menggunakan chipset Intel X58 Express
yang disinyalir mampu mendukung CrossFireX
hingga 4 kartu. Tetapi jangan berharap chipset ini
mampu menangani bandwidth penuh x16, x16, x16,
x16. Intel X58 Express hanya meyediakan 2 slot
PCI-Express x16 2.0 bandwidth penuh atau 4 slot
PCI-Express x16 2.0 dengan dengan bandwidth x8.
X58 sendiri disanding dengan ICH10/ICH10R
membentuk chipst yang utuh.
Lambat laun DDR3 memang akan menggeser
DDR2. Hal ini terbukti dengan desain Nehalem
yang hingga saat ini hanya ditujukan untuk memori
utama DDR3. Nehalem yang telah diluncurkan,
selain mendukung 3 kanal DDR3, tentunya juga
mendukung kanal ganda maupun kanal tunggal
DDR3. Meski demikian, Nehalem yang
diluncurkan secara resmi mendukung penggunaan
memori utama DDR3 hingga DDR3-1066 saja.
Penggunaan 3 kanal DDR3-1066 memang telah
memberikan bandwidth yang melimpah, 25,6GB/s.
Intel juga memisahkan antara core dengan
komponen lain (uncore), beserta clock-nya masingmasing.
Ini membuat Anda (dengan motherboard
yang sesuai) bisa meng-overclock core tanpa mengoverclock komponen lain, seperti memory
controller dan L3 cache.
KELEBIHAN PROSESOR CORE i7
Ada beberapa hal yang membuat prosesor i7 sangat
special, diantaranya :
Qiuck Panth Interconnect ( QPI ) sebagai
pengganti Front Side Bus ( FSB )
Setup front-side bus (FSB) sudah lama jadi ciri
chip Intel, namun kini Intel menyingkirkannya.
FSB bertugas untuk mengantarkan data antara CPU
dan memory controller hub, tapi fungsinya tidak
maksimal jika digunakan pada chip multi inti. Intel
menyiapkan QuickPath Interconnect (QPI) sebagai
pengganti FSB. QPI akan mengatasi masalah
bottleneck yang sering terjadi ini dan dapat menghandle
multi-inti dengan lebih baik tentunya. QPI
menggunakan direct point-to-point connections
yang mempunyai bandwidth sebesar 25GBps.
Wow! Jauh lebih besar dari apa yang ditawarkan
FSB. Berbeda konfigurasi tentu saja berbeda
rumah, sehingga dibutuhkan motherboard yang
lebih QPI-friendly. Konsep ini mirip dengan yang
dipunyai AMD dengan HyperTransport-nya.
Integrated memory controller dan triplechannel
memory
Salah satu kekuatan Nehalem adalah
peningkatan performa dengan memperbaiki akses
ke memori dan bandwidth yang lebih lebar.
Sebenarnya AMD sudah melakukannya beberapa
tahun yang lalu dengan integrated memory
controller. Pada dasarnya, memory controller ini
berfungsi untuk memotong keterlambatan (respon)
memori. Sebelum ini, dengan chip Intel,
komunikasi harus melewati front-side bus terlebih
dahulu, sehingga proses komunikasi menjadi
lambat. Saat ini kebanyakan komputer masih
menggunakan dual-channel memory (RAM dua lapis). Core i7 membuat standar baru berupa RAM
tiga lapis, jadi jangan kaget jika nantinya banyak
komputer yang diperkuat dengan RAM sebesar
6GB dan 12GB.
Kembalinya Hyper-Threading
Intel membuang Hyper-Threading setelah
Pentium 4, dan kini, di Core i7 (dan Atom). Pada
dasarnya, ini adalah teknik pemrosesan paralel yang
mampu menjalankan multiple threads secara
simultan. Sebagai gambarannya, teknik ini
membagi tugas sedemikian rupa sehingga dapat
dijalankan berbarengan oleh prosesor.
Built-In Power Management dan Overclocking
Biasanya Intel tidak menganjurkan
overclocking karena akan mengurangi umur
prosesor, namun dengan Core i7, Intel malah
memasukkan fitur ini. Core i7 menyuguhkan
manajemen tenaga (daya) yang sangat agresif, jauh
bila dibandingkan dengan Core 2. Anda bisa
mengatur overclock CPU sekaligus
mengkostumisasi batas suhunya di BIOS.
PENGUJIAN PROSESOR CORE i7
Pada uji coba yang dilakukan oleh Qadra Jakal
Komputer, mereka memadukan prosesor i7 dengan beberapa komponen lain yaitu mainboard MSI X58
Platinum, Memory OCZ DDR3 6 x 1 GB (Tripple
Channel Mode), Dual VGA MSI 4870 512 MB (
Crossfire Mode), dan Power Supply FSP Epsilon
900 Watt. Penggunaan mainboard dengan chipset
Intel X58 disebabkan karena kebutuhan minimal
dari Intel Core i7 hanya bisa menggunakan chipset
tersebut.
Dari pengujian menggunakan komponen
tersebut diatas, kami menggunakan operating
system Windows Vista. Pemilihan ini dikarenakan
Windows XP tidak mendukung memory lebih dari
3,2 GB, juga karena driver mainboard hanya bisa
berjalan di Windows Vista, ketika dicoba dalam
Windows XP bluescreen of death (BSOD) sering
kali terjadi.
Hasil dari pengujian tersebut antara lain :
Kemampuan Overclocking :
Fitur Overcloking didalam processor Core i7
bisa dikatakan luar biasa. Kemampuan untuk
melakukan setting didalam BIOS mainboard rumit
dilakukan, sangat banyak fitur yang harus
dipertimbangkan dalam melakukan setting
overclocking. Berapa daya yang dibutuhkan untuk
processor dan berapa suhu yang diinginkan bisa
diset melalui bios. Fitur FSB (Front Side Bus) dan
Multiplier seperti pada processor Intel sebelumnya
digantikan oleh QPI. Setelah mencoba mengutakatik
setting kami mencoba untuk melakukan
overcloking processor ini mencapai 4,2 GHZ,
memang tidak terlalu tinggi karena didasari
pemakaian HeatSink Standar bawaan.Bandwidth Memory :
Pengujian kami lakukan dengan software
SisoftSandra 2009. Dengan adanya teknologi Tri
Channel memory ini, peningkatan kinerja memory
terasa sangat signifika. Dari sebuah sistem intel
Core 2 Duo dan dengan menggunakan mode dual
channel peningkatan bandwidth memory lebih dari
100 %. Untuk processor Core 2 Duo diperoleh nilai
7000 sedangkan dengan processor Core i7 ini
diperoleh nilai 16000-an.
Kemampuan Rendering :
Dengan menggunakan software Cinebench,
rendering test yang diuji bisa dijalankan processor
ini dengan sangat cepat, yaitu kurang lebih 3x dari
kecepatan rendering menggunakan processor Core
2 duo. Pengolahan rendering gambar diperoleh nilai
sekitar 18000, bandingkan dengan processor Core 2
Duo E7300 yang hanya sekitar 7000-an dan Core 2
Quad 6600 sekitar 9000-an.
Kemampuan 3D Gaming
Dengan menggunakan software Future Mark
Vantage, score yang kami peroleh juga
menunjukkan peningkatan yang luar biasa. Test
kami sebelumnya menggunakan processor intel
Core 2 Duo dan memperoleh score 6000-an ,
dengan processor ini diperoleh score hampir 20000.

KESIMPULAN
Secara garis besar teknologi Intel Core i7
membawa angin segar bagi pengguna PC Desktop
kelas enthusiast, karena kemampuan processor ini
memang luar biasa. Dengan adanya fitur-fitur yang
baru dalam processor ini, peningkatan kinerja yang
bisa dicapai memang signifikan. Mungkin yang
menjadi kekurangan hanyalah dari sisi harga.
Processor sample yang kami uji ini dipasaran
berharga hampir 1000 USD, tentu saja akan
menjadi penghambat yang cukup berarti bagi dua pengguna PC Desktop biasa. Tapi itulah Intel,
sesuai dengan semboyan "Leap Ahead" nya memang menjadi pelopor terdepan teknologi.

No comments: