Bukan saja lucu, tapi juga mengungkap yang ia pelajari
Dari melambaikan tangan, melakukan tos, dan meniupkan ciuman...kelakuan bayi mencerahkan kehidupan kita sebagai orangtua. Ajarkan gerakan-gerakan ini sebelum cara komunikasi sang bayi berubah menjadi tangisan dan gerutu. Kebahagiaan dan tujuan mengajarkan gerakan kepada anak Anda semakin bertambah - gerakan ini berfungsi sebagai cara berinteraksi dengan bayi Anda saat ia belajar tentang dunia. Kakek nenek pasti juga sangat menyukainya. Anda juga bisa mengamati, apakah bayi Anda berkembang sesuai dengan pencapaian yang diraih oleh bayi seusianya.
Bersiaplah untuk mengulang-ulang hal ini, karena anak-anak belajar dari hal-hal yang berulang dan mereka menyukainya.
1. Bertepuk tangan (sekitar usia 7 bulan)
Anda dapat terlebih dahulu mengajari bayi Anda untuk bertepuk tangan. Setiap kali Anda melihat sesuatu yang indah, atau menemukan pantun anak, lakukan tepuk tangan – pada dasarnya, lakukan tepuk tangan saat ada sesuatu yang menyenangkan atau menggelikan. Ambil tangan bayi dan tepukkan sampai terdengar suaranya. Ia segera akan memahaminya, dan bertepuk tangan bilamana merasa senang.
2. Melambaikan tangan (sekitar usia 9 bulan)
Keterampilan ini adalah awal dari berbagai sikap untuk berinteraksi dengan orang lain. Seberapa cepat bayi Anda memahaminya bergantung pada seberapa sering Anda mengulangi kebiasaan ini. Bilamana ada teman yang akan pergi dari rumah Anda, atau setelah Anda mengunjungi seseorang, lambaikan tangan Anda sendiri, kemudian bantu bayi Anda untuk melambaikan tangannya.
3. Meniupkan dan menangkap ciuman (satu tahun ke atas)
Setiap orang tahu bagaimana mengajari bayi cara meniupkan ciuman. Katakan "Ibu meniupkan ciuman untukmu", lalu lakukan hembusan besar melalui mulut Anda. Kemudian Anda katakan, "Tiupkan ciuman untuk ibu," seraya mengajari bayi Anda untuk menirukan gerakan Anda.
Tingkat berikutnya adalah menangkap ciuman! (Ini mungkin perlu beberapa bulan setelah belajar meniupkan ciuman.) Untuk ‘menangkap' ciuman, taruh telapak tangan anak (dengan perlahan) ke dahinya (atau bagian tubuh lainnya), setiap kali ada yang menghembuskan ciuman untuknya, dan berpura-pura menyimpan ciuman yang mendarat pada dahinya (atau bagian tubuh lainnya). Anda dan anak Anda dapat mempraktikkan cara meniup dan menerima ciuman. Bagi Reuben, ini membuatnya tertawa setiap kali. Bukan hanya Reuben, tetapi siapa pun yang menyaksikannya!
4. Berikan nama pada bagian tubuh Anda (satu tahun ke atas)
Anda dapat mengajarkan sebutan bagian tubuh kepada anak Anda saat mereka masih bayi, dan hal ini akan berguna setelah ia beranjak besar. Lakukan saat Anda mengerjakan apa pun, misalnya, mengganti pakaian, memandikan anak Anda. Tunjukkan kepadanya, lengan, lutut, siku, dan seterusnya, serta memberi tahu nama bagian tubuh itu kepadanya. Kemudian tanyakan kepadanya, "Di mana lututmu? Di mana telingamu?" dan seterusnya...perlahan-lahan pada awalnya, kemudian percepat dan semakin cepat. Lakukan permainan yang lebih berkembang. Minta anak Anda menunjukkan bagian tubuh Anda dan ajarkan menyanyikan lagu, "Kepala, pundak, lutut, kaki, lutut kaki".
No comments:
Post a Comment