Apakah bentol itu?
Bentol juga disebut urtikaria atau biduran adalah area kulit yang membengkak. Bentol dapat muncul dalam berbagai bentuk dan ukuran, tapi secara umum bentuknya teratur, bagian tengahnya menonjol dan pucat dikelilingi oleh batas berwarna merah. Biasanya terasa gatal.
Si kecil mungkin mengalami bentol yang hilang setelah beberapa menit atau beberapa jam, tapi tak lama kemudian kumpulan bentol muncul di tempat lain. Jika bayi mengalami ini, bentol mungkin akan hilang dalam hitungan jam hingga beberapa hari, meski tidak tertutup kemungkinan hingga sebulan. Bentol itu biasa dan tidak menular.
Apa penyebab bentol?
Bentol muncul jika tubuh mengeluarkan bahan kimia yang disebut histamin. Ada banyak kemungkinan penyebab sehingga terkadang sulit menentukan mana yang benar. Kemungkinan besar penyebab bentol:
• Gigitan dan sengatan serangga. Jika si kecil alergi pada lebah atau semut api, misalnya, ia dapat mengalami bentol sebagai reaksi disengat atau digigit.
• Makanan. Jika sudah mulai makan makanan padat, si kecil mungkin mengalami bentol sebagai reaksi atas apa yang dimakan. Atau si kecil mungkin bereaksi terhadap apa yang Anda makan, jika Anda menyusui. Makanan yang paling berpotensi menimbulkan alergi adalah kacang yang berasal dari pohon (misalnya hazelnut), kacang tanah, telur, kerang-kerangan, coklat, ikan, susu, buah beri segar atau beku, tomat, dan zat aditif atau pengawet makanan tertentu. (Sebagian jenis makanan ini, misalnya susu sapi, tidak cocok untuk bayi, tapi bayi Anda masih mungkin bereaksi terhadap susu sapi jika Anda menyusuinya). Si kecil mungkin akan mengalami bentol karena alergi pada protein yang terkandung di dalam makanan atau hanya karena badannya bereaksi terhadap bahan kimia di dalam makanan dengan melepaskan histamin. Ada juga bayi yang dapat terkena bentol hanya karena bersentuhan dengan makanan tertentu, misalnya kulit terkena jus stroberi. Anehnya bayi itu tidak bereaksi ketika makan stroberi.
• Alergen. Bayi yang alergi terhadap kucing juga dapat mengalami bentol saat menyentuh anak kucing. Bentol juga dapat muncul jika bayi terkena alergen di udara, misalnya serbuk sari.
• Sakit. Bentol dapat muncul saat bayi sedang flu atau terkena infeksi virus. Infeksi bakteri juga dapat menyebabkan bentol tapi kasus ini jarang terjadi.
• Suhu. Kadang-kadang suhu dingin dapat menyebabkan bentol. Bentol juga dapat muncul pada saat suhu berubah secara tiba-tiba, misalnya saat kulit bayi Anda menjadi hangat setelah kedinginan.
• Obat-obatan. Antibiotik dan beberapa obat lain dapat menyebabkan bentol pada si kecil.
Bagaimana cara menghilangkan bentol?
Jika menurut Anda bentol muncul karena binatang atau alergi serbuk sari, mandikan si kecil untuk menghilangkan alergen sebersih mungkin. Kompres dingin atau mandi dingin kadang-kadang membantu. Anda juga dapat mencoba menutulkan losion kalamin dengan bola kapas pada kulit yang bentol.
Jangan tutupi daerah yang berbentol dengan pakaian rapat. Jika penyebabnya diketahui, usahakan agar si kecil tidak terkena bahan tersebut di kemudian hari.
Kapan harus ke dokter?
Hubungi nomor darurat segera jika si kecil mengalami gangguan pernapasan seperti mengi (napas berbunyi mendecit) atau napas pendek, bengkak pada wajah atau lidah, atau tak sadarkan diri. Selain bentol, gejala ini dapat menandakan shock anaphylactic, suatu reaksi alergi yang dapat berakibat fatal. Sistem pernapasan bayi sangat kecil sehingga pembengkakan sedikit saja sudah dapat menimbulkan kesulitan bernapas.
Jika si kecil merasa tak nyaman, tanyakan kepada dokter apakah Anda boleh memberi si kecil antihistamin telan (misalnya Benadryl, dijual bebas) untuk mengurangi gatal dan bengkak.
Meski si kecil tidak terganggu dengan bentol, sebaiknya konsultasikan dengan dokter jika bentol tidak hilang lebih dari seminggu.
No comments:
Post a Comment